oleh

DPW PKS Koreksi Hasil Putusan Bawaslu

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPW PKS Lampung resmi menyatakan mengoreksi putusan Bawaslu Lampung atas salah satu caleg, Rifa’i, yang diputus melakukan pelanggar administrasi dan berakibat dicoretnya yang bersangkutan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) KPU Lampung.

Menyikapi hal itu, DPW PKS Lampung bersikap akan melakukan koreksi sebagaimama dijelaskan dalam hasil putusan. Di mana, hasil putusan Bawaslu Lampung dapat dikoreksi ke Bawaslu RI.

“Kami inshaAllah akan melakukan koreksi (Putusan Bawaslu Lampung) ke Bawaslu RI. Akan kami resmikan pendaftarannya di Bawaslu RI besok (Jumat, 22/11),” jelas Sekretaris Polhukam DPW PKS Provinsi Lampung Siddik Efendi.

Siddik menyayangkan langkah komisioner KPU secara kelembagaan karena KPU telah mengambil tindakan mencoret Rifa’i dalam DCT Caleg DPRD Provinsi Lampung dari PKS.

“Terlepas benar atau salah, tapi kan putusan ini belum inkrah. Harusnya KPU (mengambil keputusannya) nanti, kan bisa dilihat dalam waktu 3 hari untuk melalukan upaya koreksi atau tidak,” jelasnya.

Siddik juga keberatan dengan hasil putusan Bawaslu Lampung. Menurutnya, putusan tersebut terbilang sumir. “Putusan ini juga sumir. Tidak secara tegas harus seperti apa langkah KPU-nya,” tambah dia.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengaku telah mendapatkan informasi soal langkah DPW PKS Lampung dari Bawaslu Lampung. Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengaku akan menunda administrasi pembatalan Rifa’i.

“Karena ada permohonan koreksi dari PKS, namun secara resmi pemberitahuan dari Bawasluakan diberitahu besok (Jumat, 22/11) kalau ada koreksi ke Bawaslu RI,” ujar Nanang di kantornya.

Menurutnya, dalam permintaan Bawaslu untuk menunda putusan atas hasil pleno Rabu (21/11). Namun Nanang menegaskan langkah yang diambil KPU Lampung telah sesuai Undang-undang 7/2017 tentang Pemilu pasal 142.

“Sebenarnya kemarin (Rabu 21/11) kami baru pleno, tapi yang jelas kami menjalani sesuai pasal Undang-undang 7/2017 bahwa KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti putusan Bawaslu Provinsi maupun kabupaten/kota. Selambat-lambatnya 3 hari setelah putusan dibacakan. Kami kan langsung pleno per Rabu diputus,” jelasnya.

Maka, kata dia, saat ini KPU Lampung akan menunda pencoretan status caleg Rifa’i. “Iya kami tunda dulu, kalau kemarin baru pleno, belum putusan. Maka kami tunda dalam pengurusan administrasi lainnya,” tandasnya. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi