oleh

Korban Begal Minta Tolong, Disangka Pasutri Sedang Ribut

radarlampung.co.id – Nursamsi (43), warga RT.04, RW.02, Pekon Sidoharjo, Pringsewu yang menjadi korban begal sebenarnya sudah berusaha minta tolong. Terlebih peristiwa itu terjadi tidak jauh dari rumahnya.

”Waktu orang itu (begal, Red) mau merebut motor, saya sudah teriak minta tolong,” kata Nursamsi saat ditemui di Ruang Melati Nomor 5 Rumah sakit Mitra Husada, tempat dirinya dirawat, Kamis (22/11).

Namun saat itu tidak ada yang datang. Warga mengira ada pasangan suami istri (pasutri) yang sedang bertengkar. Terlebih, saat itu yang berteriak adalah seorang wanita. Kemungkinan masyarakat enggan keluar karena takut dituduh ikut campur.

”Saya sudah teriak-teriak minta tolong. Tapi nggak ada yang keluar. Dikira ada suami istri sedang ribut,” sebut dia.

Bahkan, dua begal yang merampas motor, sempat melintas di depan kediaman Nursamsi. Tidak hanya itu. Suaminya juga melihat pelaku. ”Jadi, anak saya yang pertama mengetahui (dirinya dibegal). Ditolong pak Bayan, saya dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Beberapa saat setelah kejadian, anggota Polsek Pringsewu Kota yang mendapat informasi langsung menuju lokasi kejadian. Polisi melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan saksi. (mul/sag/ais)

Komentar

Rekomendasi