oleh

Maret, KPU Mulai Data Pemilih Disabilitas Mental

RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah menyurati Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung untuk mendata pemilih disabilitas mental pasien rawat inap setempat. Rencananya, pendataan dilakukan per Maret mendatang.

Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih mengatakan, karena lokasi RSJ berada di Pesawaran maka pendataan pemilih dilakukan oleh KPU Pesawaran. Menurut Handi pendataan belum bisa saat ini lantaran datanya diyakini akan berubah saat mendekati hari pemungutan. Karena pasien sendiri fluktuatif.

“Informasi KPU Pesawaran, pasien di RSJ paling lama menginap 1 bulan. Jadi (pemilih disabilitas mental) akan di data 1 bulan terakhir sebelum hari H (17 April 2019). Makanya kalau mendata sekarang kemungkinan mereka sudah keluar,” ujar Handi melalui sambungan telefon selulernya Kamis (22/11).

Handi mengatakan, memang pendataan dilakukan sesuai pasien yang menginap. (Datanya) Akan dicocokkan dengan DPTHP (daftar pemilih tetap hasil perbaikan) tahap 2 (penetapan daftar pemilih tetap paling akhir). Bila namanya sudah ada di DPTHP tahap 2 maka apabila hari H (17 April 2019) masih di Rumah Sakit Jiwa maka boleh pindah memilih di TPS (tempat pemungutan suara) terdekat,” jelas Handi.

Kalau tidak masuk dalam DPT, akan dicek memiliki E-KTP atau tidak. Sepanjang KPU masih bisa memasukan nama tersebut dalam data maka bisa masuk pemilih, dan nama tersebut masih di RSJ maka saat pemilihan akan dilakukan pindah memilih untuk memilih diseputaran RSJ.

Sementara Retno Riani, Kasi Pelayanan Medik RJS Lampung mengaku telah menerima surat yang ditujukan pada instansinya dari KPU.

“Betul sudah dapat surat (koordinasi). (Dalam) perintah KPU meminta data pasien yang rawat inap. Kami akan kasih nama dan alamat saja bukan diagnosa penyakit,” jelas Retno. (rma/sur) 

Komentar

Rekomendasi