oleh

”Lampung Itu Adem, Ayem, Tentram”

radarlampung.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perbedaan tidak membuat masyarakat terpecah belah. Warga harus menjaga persatuan dan kesatuan.

”Indonesia memiliki  714 suku yang berbeda. Jangan sampai kita tidak bisa merawat persatuan dan kesatuan. Hati-hati,” kata Jokowi dalam kunjungan ke Pondok Pesantren Darusalamah di Desa Brajadewa, Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur, Jumat (23/11).

Ia mencontohkan keragaman adat di Indonesia. Seperti salam khas dari masyarakat Lampung. ”Contoh di Lampung. Setelah salam, tabik pun,” ujarnya.

Berbeda dengan di Sumatara Utara. Dalam satu provinsi, memiliki salam khas yang berbeda-beda. ”Saya keliru-keliru terus (mengucapkan salam khas). Padahal masih dalam satu provinsi,” sebut dia.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengapresiasi kerukunan dan persatuan masyarakat Lampung. Seperti dalam kunjungannya yang dihadiri umat dari beberapa agama.

”Saya senang sekali. Yang hadir di sini, ada umat Hindu, Kristiani. Ini menunjukkan, Lampung itu adem, ayem, tentrem,” kata Jokowi disambut tepuk tangan masyarakat.

Lebih lanjut Jokowi berharap jangan ada gesekan antarmasyarakat. Ini bisa terjadi saat ada pesta demokrasi. Mulai dari pemilihan bupati, gubernur hingga presiden. ”Pesta demokrasi itu ada setiap lima tahun. Sayang kalau harus mengorbankan persaudaraan,” tegasnya. (wid/ais)

Komentar

Rekomendasi