oleh

Senin, Bawaslu Lamsel Klarifikasi PPK dan PPS

radarlampung.co.id – Senin (26/11), Bawaslu Lampung Selatan (Lamsel) mulai memproses dugaan pelanggaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilaporkan Panwascam Rajabasa.

Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi menjelaskan saat ini pihaknya masih mempelajari kasus dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu tersebut

“Iya ada laporan dugaan pelanggaran kode etik. Mau kami pelajari dulu dari undang-undang terkait. Rencananya Senin dan Selasa kami akan klarifikasi PPK dan PPS nya, kalau memang hasilnya terbukti, tentunya akan ada sanksi,” jelas Hendra melalui ponselnya, Jumat (23/11).

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Rajabasa melaporkan enam orang panitia penyelenggara Pemilu diwilayah setempat, ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (22/11).

Dilaporkannya keenam panitia penyelenggara Pemilu tersebut, karena Panwaslu Rajabasa mengendus adanya dugaan keterlibatan para panita penyelenggara pemilu tersebut dalam memberikan dukungan kepada salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Nomor Urut 2 dari Partai Demokrat yakni Imer Darius untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I Lampung, Wilayah Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.

Kelima panitia pengawas pemilu yang dilaporkan itu adalah Anggota PPS Kotaguring Andi Wahyudi, Ketua PPS Banding Koharuddin, Ketua PPS Waymuli Nasrultami, Ketua PPS Waymuli Timur Santawi, Ketua PPS Kerinjing Aminuddin dan Ketua PPK Kecamatan Rajabasa Nasrul Musa. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi