oleh

Ombudsman Telusuri Kasus Pendamping Lansia Tak Bisa Tes

radarlampung.co.id – Persoalan peserta seleksi penerimaan pendamping sosial lanjut usia (lansia) Kementerian Sosial (Kemensos) yang tidak bisa mengikuti tes terjadi juga di wilayah lain. Salah satunya di Aceh.

Kepala Ombudsman Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi tersebut. ”Ini saya baru dapat informasi. Ternyata  di Aceh juga ada kasus serupa. Tapi saya belum dapat informasi jelasnya,” kata Nur Rakhman Yusuf saat dihubungi Radarlampung.co.id, Sabtu (24/11).

Nur Rakhman mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dari masyarakat maupun para peserta. Sambil menunggu pengaduan resmi, Ombudsman Perwakilan Lampung tetap akan melakukan penelusuran.

”Ini bagian dari pelayanan masyarakat. Terlepas ada atau tidaknya laporan, kita akan cari tahu. Kenapa peserta bisa mendapatkan nomor ujian yang tidak lengkap. Apalagi kartu ujiannya didapat dari website Kementerian,” tegasnya.

Sebelumnya, puluhan peserta seleksi penerimaan pendamping sosial lansia Kemensos yang lolos melalui online dinyatakan tak bisa mengikuti tes, Jumat (23/11).

Padahal berdasarkan website: lansia.kemensos.go.id, para peserta yang lolos berkas dapat mengikuti ujian tertulis di kantor Dinas Sosial (Dissos) Lampung. Ada 26 orang yang tidak bias mengikuti tes.

Eka (22), salah satu peserta tes, mengeluhkan dirinya tak bisa mengikuti tes tertulis. Padahal, dia sudah mendapatkan kartu ujiaan yang diunduh dari website: lansia.kemensos.go.id.

“Kami ada 26 orang merasa terzolimi oleh Dinas Sosial Lampung. Padahal kami sudah dapat kartu ujian. Tapi katanya kami nggak bisa ikut ujian,” kata dia. (ega/ais)

 

Komentar

Rekomendasi