oleh

Kasus Mayat Dalam Drum, Mobil Korban Ditemukan di Lampura

radarlampung.co.id – Anggota Polres Lampung Utara mengamankan mobil Toyota Innova warna putih B 1906 SZI, milik Abdullah Fithri Setiawan, korban pembunuhan yang ditemukan di dalam drum di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11). Kendaraan itu berada di gudang manisan milik Eko, di Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan.

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono melalui Kasatreskrim AKP Donny Kristian Bara’langi mengatakan, mobil tersebut berada di depan gudang sejak pukul 10.00 WIB, Sabtu (24/11). ”Tidak diketahui siapa yang memarkir mobil di lokasi tersebut. Sementara kendaraan menghalangi akses ke gudang,” kata Donny, Minggu (25/11).

Penemuan mobil kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil pemeriksaan, kendaraan itu diketahui milik Abdullah Fithri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi. ”Mobil itu yang digunakan untuk membawa dan membuang mayat korban yang ada di dalam drum plastik warna biru,” urainya.

Dari sini, mobil dibawa kabur oleh Z, yang diduga terlibat pembunuhan ke Lampung. ”Saat kita periksa, di bagasi terdapat bercak darah. Saat ini, masih kita dalami penyelidikannya. Termasuk warga yang pertama kali menemukan mobil tersebut,” sebut dia.

Lebih lanjut Donny mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Kelapanunggal, Polres Bogor dan Subdit Jatanras Polda Jawa Barat untuk mengejar pelaku yang masih buron. ”Senin (26/11), anggota Polsek Kelapa Nunggal akan mengambil kendaraan milik korban,” ujarnya.

Diketahui, Dufi dihabisi di sebuah kontrakan di Desa Bojongkulur, Kampung Bubulak, Kecamatan Gunungputri, Bogor, Sabtu (17/11). Dua tersangka ditangkap, yakni pasangan suami istri Nurhadi dan Sari.

Keduanya dibekuk dua hari setelah mayat Dufi ditemukan. Saat itu mereka berada di Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Bekasi.

Dari sini, tim gabungan menciduk Dasep alias Yudi (31). Ia berperan ikut memasukkan mayat Dufi ke drum dan membuangnya ke kawasan Industri Klapanunggal, Bogor. Polisi masih menyeliki hilangnya mobil milik korban. (ozy/ais)

 

 

 

 

Komentar

Rekomendasi