oleh

Minimnya Saksi Persulit Polisi Ungkap Pelaku Perampokan

radarlampung.co.id – Polres Tulangbawang (Tuba) tampaknya harus bekerja ekstra keras untuk mengungkap kasus perampokan seorang agen BRI Link di jalan lintas Timur Tulungbohou, Menggala, Kamis (22/10) lalu.
Pasalnya, hingga memasuki hari ketiga pasca kejadian, pihak kepolisian belum mendapat petunjuk mengenaik identitas pelaku mengingat minimnya saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Zainul Fachry mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum menemui adanya titik pengungkapan kasus ini karena minimnya saksi yang bisa diambil keterangan.
“Belum, kita (polisi) kesulitan saksi di tempat kejadian perkara. Tapi anggota masih mendalami terus,” kata Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Zainul Fachry, Minggu (25/11).
Meski dekikian, Zainul mengaku pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dan meminta keterangan korban sebagai petunjuk awal untuk menyelidiki kasus ini. Lagi-lagi, terbatasnya informasi yang diberikan menambah sulit pengungkapan kasus ini. “Iya ada (saksi yang dimintai keterangan), tapi kurang signifikan keterangannya,” imbuhnya.
Diketahui, Riswantoni, warga kelurahan Menggala Selatan, kecamatan Menggala mengalami peristiwa perampokan di jalan lintas Timur, Tulungbohou, Menggala, tiga hari lalu.
Dia dirampok dua orang tak dikenal  menggunakan masker penutup muka saat akan menyetorkan uang ke unit bank BRI yang terletak di RSUD Menggala. Selain itu, para pelaku juga menggunakan senjata api rakitan. Uang 265 juta pun lenyap dibawa para pelaku. (nal/kyd)

Komentar

Rekomendasi