oleh

Kaji dan Hitung Anggaran Penanganan Longsor

radarlampung.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat mengkaji dan menghitung biaya penanganan longsor yang menyebabkan jalan putus di Kelurahan Fajarbulan, Kecamatan Waytenong.

Kepala BPBD Lambar Maidar mengatakan, ia bersama Kabid Bina Marga Dinas PUPR dan sejumlah staf sudah meninjau lokasi longsor. ”Sampai lewat tengah malam, kami masih berada di lokasi untuk meninjau longsor,” kata Maidar kepada Radarlampung.co.id, Senin (26/11).

Dilanjutkan, hasil kajian nantinya diserahkan ke pimpinan untuk mengambil langkah selanjutnya. ”Ini akan ditindaklanjuti dengan perencanaan penanganan,” ujarnya.

Maidar menyebutkan, penanganan longsor di lokasi tersebut tidak bisa sembarangan. Sebab titik longsor merupakan saluran air dari rumah-rumah penduduk. ”Tentu (saluran air) tidak mungkin kita bendung,” tegasnya.

Longsor yang terjadi Minggu sore menyebabkan jalan terputus dan satu rumah ikut terseret. Kemudian disusul peristiwa kedua pukul 21.40 WIB. Volume longsor yang sebelumnya sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman sekitar 25 meter, kini bertambah lima meter. (nop/ais)

 

 

 

Komentar

Rekomendasi