oleh

Suami tak Pulang, Istri Datangi Kantor Dinas Koperasi

radarlampung.co.id – Sejumlah istri tenaga kerja Indonesia (TKI) mendatangi Kantor Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Lampung Timur, Senin (26/11). Didampingi, Kepala Desa Pasar Sukadana Deli Sanjaya, mereka meminta pemerintah membantu pemulangan suami yang saat ini masih bekerja di Malaysia.

Menurut Deli Sanjaya, ada lima warga Pasar Sukadana yang saat ini bekerja di Malaysia melalui jalur tidak resmi sejak 15 hari lalu. Dengan warga dari daerah lain, total ada 18 orang yang berangkat.

Para istri khawatir dengan keselamatan suami mereka. Informasinya, di negeri jiran tersebut, TKI illegal dipekerjakan di pabrik batu.

Baca :   Pantau Kepulangan TKI Ke Pesawaran

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Lamtim Budiyul Hartono mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi keberadaan TKI illegal. Mereka bekerja di wilayah Serawak. ”Jumlah keseluruhan lebih dari 18 orang,” kata Budiyul.

Dilanjutkan, pada 21 November lalu, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Lamtim telah berkoordinasi dengan Kementrian Luar Negeri, BNPTKI dan Kementrian Tenaga Kerja. “Sebelum ibu-ibu datang ke sini, kami telah berusaha mengambil langkah agar para TKI illegal dapat dipulangkan,” tegasnya.

Baca :   Pantau Kepulangan TKI Ke Pesawaran

Karena itu, Budiyul berharap para istri TKI tersebut bersabar. Sebab Pemkab Lamtim masih berupaya melakukan proses pemulangan.

Budiyul mengimbau masyarakat yang ingin menjadi TKI agar berangkat melalui jalur resmi. “Jika ada permasalahan, proses pemulangan TKI melalui jalur resmi bisa lebih mudah dan ada jaminan asuransi,” tegasnya. (wid/ais)

 

Komentar

Rekomendasi