oleh

Ini Pengakuan Oknum Guru Penjual Sabu

radarlampung.co.id – Edi Agustiawan (35), oknum guru SD di Kecamatan Abungsurakarta, Lampung Utara yang ditangkap anggota Polres setempat mengaku belum lama mengedarkan narkoba. Barang haram itu diperoleh dari seseorang di Lampung Tengah.

”Barang itu titipan orang. Saya hanya diperintah untuk menjualnya saja. Satu paketnya Rp200 ribu,” kata Edi.

Namun oknum pegawai negeri sipil ini tidak menjelaskan siapa orang yang memintanya menjual sabu. ”Biasanya menjual hanya kepada orang yang kenal saja. Atau orang yang memang sudah kena sabu. Baru satu bulan terakhir (menjual sabu),” sebut dia.

Sementara Kasatresnarkoba Polres Lampura Iptu Andri Gustami mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Sejauh ini, polisi cukup kesulitan mengungkap jaringan peredaran narkoba tersebut.

Sebab tersangka yang diamankan memberikan keterangan berubah-ubah. ”Masih didalami. Tersangka masih bungkam dan memberi keterangan tidak jelas. Namun kita tetap menganalisa setiap keterangan yang diberikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Edi ditangkap tim Opsnal Polres Lampung Utara saat berada di Jalan Kapten Mustofa, Gang Kurnia VI, Kelurahan Tanjungsenang, Kecamatan Kotabumi Selatan, sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (27/11). Polisi menyita barang bukti satu paket sabu, uang tunai Rp150 ribu dan satu unit ponsel.

Andri mengatakan, penangkapan tersebut berdasar pengembangan dari Herdi Susanto, (31), warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan.

”Awalnya kami menangkap Herdi Susanto. Saat diperiksa, ia mengaku mendapat narkoba dari tersangka Edi Agustiawan,” ungkap Andri. (ozy/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi