oleh

Pemira UIN Raden Intan Ricuh, Pihak Rektorat Minta Bukti Kecurangan

radarlampung.co.id – Kasubag Humas dan Informasi UIN Raden Intan Lampung Hayatul Islam menyatakan, akan memanggil dua kubu pendukung pasangan calon (Paslon) dalam pemilihan raya (Pemira) Presiden Mahasiswa kampus setempat.

“Pemilihan raya yang diadakan hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa, dari mahasiwa dan untuk mahasiswa. Jadi kita tidak terlibat dari hal ini, mulai dari penyusunan panitia hingga pemilihan suara. Itu semua dilakukan oleh para mahasiswa,” katanya kepada radarlampung.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (28/11).

Menurutnya, pihak Rektorat juga telah bertemu dengan perwakilan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dan tuntutan. “Jadi para mahasiwa tadi menyampaikan tuntutan meminta Rektorat menolak hasil pemira ini,” ujarnya.

Hayatul menegaskan, pihak Rektorat tentunya akan melihat terlebih dahulu permasalahan yang berujung kericuhan tersebut. “Kalau memang ada bukti kecurangan silahkan sampaikan ke Wakil Rektor III dan dalam waktu dekat akan dipanggil panitia untuk menanyakan kronoligisnya,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Raden Intan Lampung berakhir ricuh. Pasalnya, salah satu kubu pasangan calon (paslon) menduga telah terjadi kecurangan dalam proses pemilihan yang berlangsung di Gedung Rektorat kampus setempat, Rabu (28/11). (pip/kyd)

Komentar

Rekomendasi