oleh

Rapergub LPG 3 KG Dinilai Belum Matang

radarlampung.co.id – Himpunan Wiraswasta Naional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung masih ada beberapa poin krusial yang harus dibahas lebih jauh dalam draft Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) Lampung tentang Tata Niaga dan Pengawasan Pendistribusian LPG 3 KG.

Ketua Hiswana Migas Lampung, Budiono menyakan bahwa kebijakan itu belum final. Di mana, masih ada beberapa persoalan yang mesti dimatangkan dan dikaji lebih dalam, di antaranya mengenai pendataan sasaran.

“Dalam Rapergub itu, pendistribusian di tingkat bawah melalui RT. Tapi kan jaminannya apa?, sementara jika mengandalkan data sasaran atau dari BPS, update-nya lama. Nah ini perlu ada kajian lagi, bersama Pertamina dan Pemprov,” kata Budiono, Rabu (28/11).

Selain itu, sambungnya, perlu diatur juga soal sanksi hukuman di tingkat bawah. “Selama ini kan distribusi pangkalan 50 persen dan konsumen 50 persen. Sanksi di tingkat pangkalan, ketika ada masalah itu kita langsung stop. Cuma memang sanksi di pengecer belum ada,” tandasnya.

Sebelumnya, Tahun depan, Lampung memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Tata Niaga dan Pengawasan Pendistribusian Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kg. Dalam pergub ini hanya ada dua kelompok yang diperbolehkan menggunakan LPG 3 kilogram. Yakni kelompok rumah tangga dan kelompok usaha mikro. (abd/kyd)

Komentar

Rekomendasi