oleh

Sipir Lapas Kalianda Mengaku Tak Tahu Bila Brangkas Berisi Sabu

radarlampung.co.id – Tiga terdakwa kasus peyelundupan narkoba di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kalianda menjalani sidang pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis (29/11).

Ketiga terdakwa tersebut yaitu, napi Lapas Kalianda Marzuli (37), sipir Rechal Oksa Haris (32), dan polisi berpangkat Brigadir Adi Setiawan (36).

Dalam pembelaannya, Oksa bersikukuh tidak tahu menahu bila brangkas yang dimasukannya ke dalam Lapas Kalianda tersebut beirisi narkoba. “Yang mulia terhormat, saya mengakui kesalahan. Tetapi, saya tidak mengetahui kalau apa yang dimasukan itu sabu-sabu,” ujarnya di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Mien Trisnawati.

Menurutnya, saat diberi mintai pertolongan oleh terdakwa Marzuli, ia hanya mengetahui apabila isi brangkas tersebut bukanlah narkoba. “Saya juga enggak tahu kalau itu sabu-sabu yang mulia,” terangnya.

Sementara itu, dua terdakwa lainnya yaitu Marzuli dan Adi Setiawan menyerahkan pembelaan tersebut kepada kuasa hukumnya. Dan sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda replik, Kamis (6/12).

Diketahui, Marzuli (37) dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan dua terdakwa lainnya Rechal Oksa Haris (32) dan Adi Setiawan (36) dituntut hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara. (ang/kyd)

Komentar

Rekomendasi