oleh

Tularkan Ilmu Keagamaan dalam Pengawasan Pemilu

radarlampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung menggelar Jambore Pengawasan Partisipatif Lintas Iman. Di mana peserta yang dihadirkan merupakan komunitas keagamaan se-Provinsi Lampung.

Bawaslu Lampung sengaja menggelar kegiatan Kegiatan ini digelar mulai 29 November hingga 1 Desember di Wira Garden Bandarlampung, tersebut dengan harapan tokoh Agama yang ada di tengah masyarakat bisa menjadi pencerah selama Pemilu 2019. Terutama melawa isu hoax, sara, maupun kampanye hitam.

Jambore juga dijadikan ajang pengenalan pengawasan partisipatif, Bawaslu sendiri memandang bahwa tokoh Agama ini masih mempunyai peran signifikan, untuk membangun budaya demokrasi yang sehat.

”Jambore lintas iman yang menghadirkan komunitas umat beragama dari semua Agama se-Indonesia diharapkan bisa menjadi pencerah yang diberikan ke masyarakat. Terutama dalam melawan isu hoax, sara, black campain,” kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Jumat (30/11) sore. (rma/kyd)

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Lampung berharap 200 lebih peserta bisa menjadi agen sosialisasi untuk melakukan pencegahan pelanggaran pemilu. Kemudian bisa membangun literasi pemilu yang sehat di media sosial.

Didalam jambore ini juga diisi langsung materi dari komunitas keagaman. Di mana dalam setiap pelanggaran yang ditemukan akan dikaitkan dalam perspektif agama.

”Misalnya politik uang boleh nggak sih di masing-masing agama. Dilarang seperti apa, semua perspektif diberikan sehingga dipahami bahwa itu (politik uang) tidak boleh,” tandasnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi