oleh

Pembunuhan Paman-Keponakan Sudah Direncanakan

radarlampung.co.id – Polres Lampung masih mengembangkan kasus keributan di Desa Muaragading Mas, Labuhanmaringgai,  yang menewaskan dua orang, Sabtu (1/12). Dua korban adalah Alfahir (56) dan keponakannya Lukman (17).  Tersangka dalam kasus ini adalah Sa (25) yang merupakan kerabat korban.

Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ada tersangka dalam kasus tersebut. ”Kasus ini masih kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” kata Taufan, Rabu (5/12).

Menurut Taufan, dari hasil pemeriksaan, kasus tersebut dipicu permasalahan keluarga. Buntut keributan, tersangka merencanakan aksi untuk menghabisi korban. ”Tersangka akan dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” sebut Taufan yang didampingi Kasatreskrim AKP Sandy Galih.

Lebih lanjut Taufan menuturkan, pihaknya masih melengkapi berkas penyidikan. Rencananya, akan dilakukan reka ulang kasus tersebut.

Diketahui, pembunuhan dipicu pertengkaran antara SA dengan Alfahir dan Lukman, sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (1/12). Namun ayah SA datang dan melerai keributan.

Sekitar pukul 15.15 WIB, kedua korban yang merupakan paman dan keponakan kembali bertemu dengan SA. ”Perkelahian terjadi di belakang rumah tersangka yang bersebelahan dengan rumah korban,” kata Taufan.

Saat itu SA menyerang Alfahir dan Lukman dengan senjata tajam. Akibatnya dua korban yang masih satu keluarga dengan SA ini tersungkur. Mereka tewas dengan luka bacok di kepala dan dada.

Mengetahui peristiwa tersebut. Husain dan anaknya M. Yordan datang. Namun keduanya tidak luput dari serangan senjata tajam. Mereka mengalami luka-luka. (wid/ais)

 

Komentar

Rekomendasi