oleh

Nekat, Belangko E-KTP Dijual Online, Dirjen Dukcapil Lapor ke Polisi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif fakhrulloh melaporkan penjual blanko kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pelaporan itu dilakukan karena penjual diduga melanggar Pasal 96 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

“Perbuatan tersebut (menjual blanko E-KTP) merupakan tindakan pidana,” ujar Zudan dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 6 Desember 2018, sebagaimana dilansir tempo.co.

Zudan mengatakan E-KTP merupakan dokumen negara. Barang siapa memperjual-belikannya dapat diancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Menurut Zudan, pengungkapan praktik itu berawal dari informasi yang disebarkan media. Dari kabar yang ia dapatkan, seseorang menjual blanko E-KTP melalui toko online.

Zudan lalu memerintahkan instansinya bergerak cepat untuk menelusuri penjual tersebut. Ia lalu berkoordinasi dengan perusahaan pencetak blangko E-KTP dan toko online. Dari hasil penelusuran selama dua hari, pihaknya dapat mengidentifikasi identitas pelaku dan asal barang itu diperoleh.

Komentar

Rekomendasi