oleh

Radar Lampung Raih Penghargaan LSA 2018

radarlampung.co.id – Surat Kabar Harian Radar Lampung meraih penghargaan Lampung Sustainability Award (LSA) 2018 untuk katagori media massa, di Center Stage, Hotel Novotel Lampung, Jumat malam (7/12). Ada empat media massa yang mendapat penghargaan dalam kegiatan Forum CSR Lampung tersebut.

Secara keseluruhan, ada sembilan perusahaan, tiga UKM dan lembaga sosial, serta empat media massa menerima penghargaan.

Untuk bidang lingkungan adalah Tirta Investama Plant Tanggamus (Aqua) dengan tiga program. Yaitu konservasi, akses sanitasi, dan air bersih. Kemudian Grand Elhty dengan peranan mangrove dalam membangun keseimbangan lingkungan daerah pantai. Selanjutnya KPH Batutegi dalam pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis masyarkat.

Kemudian untuk bidang sosial, PLN Distribusi Lampung dalam program lampu kita, bunga PLN, dan Bank Sampah. PT United Tractors dengan program UT School dan Posyandu Binaan. Terakhir, Bank Indonesia Perwakilan Lampung dengan program Indonesia Cerdas BI Corner, dan Program Beasiswa BI.

Sementara bidang ekonomi diraih Telkom Witel Lampung melalui program pinjaman bergulir kepada UKM Mitra Binaan Telkom dengan realisasi jasa tiga persen per tahun. PT Bukit Asam dengan program kemitraan untuk petani, serta PT Santosa Agrindo dengan program kemitraan bawang merah berkerjasama dengan Fakultas Pertanian Unila.

Selanjutnya, penghargaan tiga terbaik untuk katagori UKM dan lembaga sosial jatuh pada Sam Bordir (produksi tapis), Askha Jaya (keripik pisang), dan Yayasan Peduli Generasi Lampung (Rumah Singgah dan Ambulan Gratis).

Terakhir, penghargaan untuk katagori media massa, diberikan kepada Radar Lampung, Lampung Post, Lampungpro, dan Tegar TV Lampung.

Pjs. Pemimpin Redaksi Radar Lampung Widisandika mengucapkan terima kasih kepada Forum CSR Lampung atas penghargaan yang telah diberikan. “Semoga kerjasama Radar Lampung dan Forum CSR yang sudah terbina, dapat semakin baik lagi ke depan,” kata Widissandika.

Sementara Pj. Sekretaris Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis menuturkan, program CSR merupakam bentuk komitmen berkelanjutan dari dunia usaha, untuk turut memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat membantu semua pihak guna mencapai sinergitas dalam pembangunan daerah. Kemudian memberikan fasilitas kepada dunia usaha untuk menyalurkan program CSR masing-masing.

”Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. Baik dalam mewujudkan sinkronisasi dan peningkatan kerjasama pembangunan antara daerah dan dunia usaha. (ega/ais)

 

Komentar

Rekomendasi