oleh

Aniaya Istri, Pengacara Senior Dilaporkan ke Polisi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Cindy Yuli Yanti (32), warga Jl. H. Said, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Tanjungkarang Timur (TkT), Bandarlampung, mendatangi Polsek TkT, Sabtu (8/12). Itu lantaran dirinya mengaku dianiaya suaminya, Mik Mersen (56), yang merupakan salah satu oknum pengacara senior di pos bantuan hukum (posbakum) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ibu dua anak ini menceritakan, kronologis kejadiannya terjadi Sabtu (8/12) dinihari, sekitar pukul 02.30 WIB. Kala itu ia hendak mengambil tas di kediamannya.

“Memang saya sudah lama berpisah dengan dia, hampir empat bulan ini. Malam itu saya mau ambil tas di rumah, dan memang saya sudah enggak tinggal lagi dengan dia,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, saat ditemui di Polsek TkT, Sabtu (8/12) sore.

Sesaat setelah akan mengambil tasnya, ia pun menanyakan perihal di mana terlapor menyimpankan anting miliknya. “Saat nanya letak anting itu, dia jawab kalau ditaruh di dalam lemari. Tiba-tiba tanpa sebab ia memukul saya dengan bertubi-tubi hingga membuat saya tersungkur dan menyebabkan luka lebam di bagian pelipis mata kiri,” jelasnya.

Tidak terima dengan kejadian itu, lanjut Cindy, ia pun langsung melarikan diri dan melakukan visum ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). “Siangnya saya melapor ke polsek, saya sudah enggak tahan karena dia sangat keterlaluan,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek TkT Kompol Deni Saputra membenarkan adanya laporan tersebut, sesuai dengan laporan polisi nomor LP/B/928/XII/2018/RETSABALAM/SEKTKT, tanggal 8 Desember 2018 tentang diduga penganiayaan. “Iya ini tadi barusan ada laporannya,” singkat Deni.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait laporan ini Mik Mersen (56) membantah adanya tindakan kekerasan tersebut. “Ah, enggak ada pemukulan itu. Kalau soal laporan itu hak dia, kalau memang begitu nanti akan saya hadapi laporannya,” pungkas Mersen. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi