oleh

Lagi, Lakukan Penertiban hingga Subuh, Kini Tersisa Lima Baliho Bodong

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus melakukan penertiban sejumlah papan reklame atau baliho tak memiliki izin dan tidak membayar pajak di sekitaran kota Bandarlampung.

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Disperkim Kota Bandarlampung Dekrison mengatakan, dari hasil penertiban yang dilakulan Jumat (7/12) malam, timnya mampu menertibkan sebanyak 10 papan reklame atau baliho.

“Tadi malam kita mulai pukul 22.00 WIB, kemudian selesai sekitar pukul 4.00 WIB pagi. Tim yang diturunkan ada 35 personel, semua kita sebar ke beberapa tempat untuk menertibkan baliho yang mengganggu,” katanya.

Adapun beberapa tempat yang ditertibkan yakni di sepanjang Jl. Gatot Subroto, Jl. Dipinegoro, dan pada pertokoan di sepanjang Jl. Kartini.

“Di Jl. Gatot Subroto kita sampai tutup jalan karena papan reklame yang dilepas cukup besar. Kemudian di sejumlah pertokoan di Jl. Kartini juga agak susah karena beberapa menempel di pertokoan,” katanya.

Dia melanjutkan, dari 65 daftar papan reklame yang harus ditertibkan kini hanya tersisa 5 papan reklame saja. Sisanya tersebut akan segera ditertiban minggu depan. Namun, dia juga mengatakan, sejak adanya penertiban tersebut sudah ada beberapa diantaranya yang mulai mengurus perijinan.

Dekrison mengungkapkan, tidak hanya 65 papan reklame saja yang akan ditertibkan. Menurutnya, di luar itu masih banyak lagi papan reklame yang harus ditertibkan. Namun untuk saat ini, fokus penertiban baru pada papan reklame berukuran besar yang dinilai merusak keindahan dan tatanan kota Bandarlampung.

“Banyak (papan reklame, Red) yang kecil-kecil itu juga tidak berizin. Tapi itu urusannya dengan BPPRD. Makanya kita koordinasi terus dengan mereka, kalau papar reklamenya tidak membayar pajak, ya akan kita tertibkan juga,” kata dia. (ega/sur)

Komentar

Rekomendasi