oleh

Sanksi Oknum Pejabat Nyabu Tunggu Pemeriksaan Polisi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sanksi tegas menanti oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Lampung Barat, yang merupakan Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Pangku Hazaroni. ASN tersebut terlibat penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika jenis sabu, dengan total barang bukti yang berhasil disita darinya, bersama empat tersangka lain sebanyak 79 paket kecil sabu.
Wakil Bupati Lambar Hi. Mad Hasnurin mengungkapkan, untuk sanksi yang akan dijatuhkan kepada oknum yang terlibat narkoba tersebut menunggu hasil pemeriksaan kepolisian yang menangani perkara tersebut.
”Kalau memang terbukti tetap ada sanksi yang diberlakukan sesuai dengan tingkatan kesalahannnya,” ujar mantan birokrat yang lama menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Tulangbawang tersebut.
Terkait dugaan keterlibatan oknum pejabat tersebut, ia mengaku sangat menyayangkan. Seharusnya, sambung dia, selaku yang bersangkutan memberi contoh baik, bahkan seharusnya ikut mensosialisasikan bahayanya narkoba kepada masyarakat. Bukan justru sebagai pemakai.
”Jangan coba-coba mendekati barang haram tersebut. Bahkan saya berpesan kepada seluruh ASN untuk ikut mensosialisasikan bahayanya narkoba kepada masyarakat mulai dari lingkungan keluarga,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir membenarkan bahwa Pangku Hazaroni adalah salah satu ASN di lingkup Pemkab setempat. Dan terkait keterlibatannya dalam kasus narkoba yang ditangani Polres Lambar, sanksi tegas akan diberikan.
“Betul itu pegawai PNS pemkab Lambar, untuk sanksi semuanya ada aturan dan prosedur masing-masing, jadi terlalu cepat jika kita kasih keputusannya sekarang,” ucapnya. (nop/sur)

Komentar

Rekomendasi