oleh

APK Melanggar Mencapai 11.179 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tahapan kampanye yang berlangsung sejak 23 September 2018 hingga saat ini terhitung 75 hari. Dalam pengawasan Bawaslu Provinsi Lampung tercatat beragam pelanggaran, terbanyak soal alat peraga kampanye (APK).

Anggotaa Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mengatakan, dalam melakukan pengawasan APK Bawaslu mencatat tiga hal. Pertama APK yang melanggar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yaitu APK yang diletakkan di lokasi yang dilarang, yaitu di tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan.

“Kedua APK yang mengandung materi kampanye yang dilarang yaitu mempersoalkan dasar dan melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI, melakukan peghinaan berdasarkan SARA dan melakukan hasutan serta mengadu domba perseorangan atau kelompok. Dan terakhir APK yang dipasang di kendaraan umum,” jelas Iskardo melalui pesan WhatsApp Senin (10/12).

APK melanggar mencapai 11.179. Pelanggaran APK sendiri mulai pemasangan APK di tempat yang dilarang sebanyak 9.516. Ini merupakan pelanggaran terbanyak, jika didata mencapai 85,1%. “Ada pula APK yang mengandung materi dan informasi yang dilarang sebanyak 1.546 atau dengan persentase 13,8%, dan APK yang ditempel di kendaraan angkutan umum sebanyak 117 atau sekitar 1%,” tandas Iskardo. (rma/sur) 

Komentar

Rekomendasi