oleh

Diskes Tubaba Kesulitan Deteksi ODHA

radarlampung.co.id – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengaku kesulitan mendeteksi ODHA atau Orang Dengan HIV/AIDS. Berdasarkan data Dinas setempat, sejak 2010-2017 tercatat ada 65 kasus HIV/AIDS.

Dari jumlah tersebut, yang masih menjalani perawatan hingga saat ini sebanyak 33 orang, 18 orang meninggal, sementara 14 lainnya sudah tidak terdeteksi keberadaannya.

Lebih dari 50 persen penderita HIV/AIDS tersebut berasal dari populasi kunci seperti LGBT dan PSK. Sementara lainnya adalah masyarakat umum.

“Yang sedang menjalani perawatan saat ini mendapat pengawasan ketat dan pemberian obat yang rutin,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Tubaba, Eka Riyana di kantornya, Selasa (11/12).

Menurutnya, kasus HIV/AIDS ibarat fenomena gunung Es. Sebab, hanya sedikit pengidap yang terdeteksi, meski demikian ada kemungkinan lebih banyak anggota masyarakat yang tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS.

“Kebanyakan ODHA masih tertutup dan mereka belum mau terbuka, sehingga sangat kesulitan melakukan pendataan by name by adress-nya. Padahal kerahasiannya akan kita jaga ketika mereka memeriksakan diri. Begitu juga di populasi kunci, mereka kadang ada juga yang menolak, sementara masyatakat umum kebanyakan tidak mengetahui bahwa dirinya menderita HIV/AIDS,” tandasnya. (fei/ded/kyd)

Komentar

Rekomendasi