oleh

Gila, Pergoki Keponakan Gagahi Temannya, Paman Justru Ikut Serta

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polres Lampung Utara (Lampura), akhirnya menetapkan tiga tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap DSR (16), yang jasadnya dikubur di areal perkebunan tebu milik PTPN VII Unit Bungamayang setempat.

Ketiga tersangka adalah, Wagiran (35), warga Desa Gedung Ketapang, Sungkai Selatan. Wagiman sebagai tersangka utama dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut. Dua lainnya Sunarto (64), dan Sugiah (58), pasangan suami istri yang merupakan paman tersangka Wagiran, berdomisili di Desa Negara Tulangbawang, Kecamatan Bungamayang. Keduanya diduga kuat terlibat dalam perkara kasus pembunuhan sadis tersebut.

“Ketiga orang ini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan disertai pemerkosaan,” ujar Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, didampingi Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi kala menggelar ekspos Selasa (11/12) siang.

Dia juga mengatakan, selain mengamankan para tersangka ini, pihaknya menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Pop milik tersangka Wagiran, satu unit Hp Xiomi hitam-silver milik korban, dan satu tas yang berisikan pakaian korban, serta pakaian korban yang saat itu dikenakannya.

Kasus ini terungkap sepekan lalu dengan tertangkapnya tersangka utamanya Wagiran. Sementara dari tersangka Wagiran,  dikembangkan dan berhasil menangkap dua pelaku lainya, yakni paman dan bibik Wagiran.

Dari hasil pemeriksan tersangka Wagiran, diketahui pembunuhan berlatar belakang sakit hati lantaran cintanya ditolak korban yang lantas dia bunuh dengan cara dicekik lehernya, dan setelah itu diperkosa. Sementara untuk tersangka Sunarto, ternyata turut melakukan pemerkosaan terhadap korban, setelah ia memergoki Wagiran memperkosa korban dalam kondisi korban tak berdaya.

Setelah itu, tubuh korban dikubur tersangka di areal kebun tebu tersebut. Untuk tersangka Sugiah, sambungnya, terlibat karena memindahkan jasad korban tidak jauh dari lokasi jasad korban pertama kali dikubur.

“Keterlibatan tersangka Sugiah, mencoba mengelabui proses penyelidikan dengan cara memindahkan jasad korban ketika akan dilakukan pembongkaran jasad korban oleh tim forensik beberapa hari lalu,” terangnya. Kini ketiga tersangka berada di Mapolres Lampura, guna penyelidikan lebih lanjut. (ozy/sur)

Komentar

Rekomendasi