oleh

Terakhir Dikirim Rp44 M, BPJS Mengaku Kehabisan Uang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Bandarlampung Nurman membenarkan adanya tunggakan di beberapa rumah sakit di Bandarlampung. Hal tersebut dikarenakan belum tersalurkannya dana dari pusat ke Bandarlampung.

“Kita bukannya tidak mau bayar, tetapi memang uangnya belum ada dari pusat. Sedangkan kita sudah ajukan dari lama. Terakhir cair kita hanya mendapatkan Rp44 miliar, dan itu dibagi rata untuk membayar tunggakan yang sudah jatuh tempo ke rumah sakit yang memang sudah terverifikasi klaimnya oleh kita,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (11/12).

Dirinya menyanggah besaran klaim yang sempat diutarakan Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek dan RS A. Dadi Tjokrodipo.

“Kami mencatatat RSUDAM yang klaimnya sudah diverifikasi oleh kami dan jatuh tempo untuk dibayar sebesar Rp14,5 milar lebih, sedangkan untuk RSUD A. Tjokrodipo berkisar Rp1,8 miliar, itu yang sudah jatuh tempo Agustus, dan September klaimnya baru saja masuk belum diverifikasi,” terangnya. (mel/sur)

Komentar

Rekomendasi