oleh

Ayo, Sama-sama Awasi Tahapan Pemilu!

radarlampung.co.id – Tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda hingga pemilih pemula mengikuti kursus kepemiluan yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mesuji. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi dan melibatkan publik dalam pengawasan setiap tahapan Pemilu 2019.

Komisioner KPU Mesuji Jupri mengatakan, kelompok pemilih pemula ikut menjadi sasaran karena mereka lebih sering berinteraksi dengan media sosial.

”Ini bisa dimanfaatkan untuk membantu KPU menyosialisasikan tahapan pemilu. Sedangkan dari kelompok masyarakat, mereka bisa menjadi penyelenggara di KPPS,” kata Jupri saat memberikan materi kepada pemilih pemula yang mengikuti kursus kepemiluan, Rabu (12/12).

Menurut dia, harus ada antisipasi kecurangan, baik disengaja atau karena ketidaktahuan dalam penyelenggaraan pemilu. Apabila kecurangan itu karena ketidaktahuan, maka dianggap tidak profesional. Terlebih lagi kalau ada unsur kesengajaan, maka lebih tidak profesional lagi.

”Hal ini yang terus kita sampaikan kepada public. Untuk memastikan dan menyakinkan bahwa tidak ada ruang untuk melakukan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu ini,” tegasnya.

Dalam kursus kepemiluan, lanjut dia, juga disampaikan titik-titik yang berpotensi menjadi kerawanan kecurangan. Hal tersebut harus diperhatikan masyarakat, dan jangan sampai berdiam diri, apalagi membiarkan. (muk/ais)

 

Komentar

Rekomendasi