oleh

Bawaslu Telusuri Dugaan Politik Uang Dua Caleg Kota Bandarlampung

radarlampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung mulai mengendus praktek politik uang yang dilakukan dua caleg DPRD Bandarlampung.

Anggota Bawaslu Bandarlampung Divisi penindakan pelanggaran Yahnu Wiguno Sanyoto mengatakan, dugaan ini menyasar salah satu caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal itu berdasarkan laporan masyarakat yang masuk, di mana politik uang itu dilakukan caleg PAN Dapil 4 (Tanjungsenang, Sukabumi, dan Sukarame). Sementara kasus Caleg PKB merupakan temuan Panwascam Panjang.

“Jadi dugaan politik uang memang dari laporan salah satu istri anggota DPRD Bandarlampung saat ini. Dia melaporkan caleg itu. Katanya dalam pembagian bahan kampanye di dalamnya ada pembagian uang juga. Menurut keterangannya pembagian ini dilakukan saat arisan Sabtu (1/12) lalu,” kata Yahnu, Rabu (12/12).

Dalam laporannya ke Bawaslu, sambung Yahnu, pelapor menyelipkan bukti foto yang diambil langsung saat pembagian uang tersebut. “Maka Sentra Gakkumdu Bandarlampung akan menindaklanjuti hal ini dan akan melakukan pembahasan bersama. Rencananya akan digelar hari ini,” ujarnya.

Sementara untuk dugaan politik uang caleg PKB sedang dalam kajian Panwascam Panjang. Sampai saat ini, Yahnu mengatakan masih dalam proses investigasi. “Kalau itu (temuan) kami akan panggil Panwascamnya Jumat (14/12) nanti. Kami juga belum dapat informasi yang banyak,” jelas Yahnu.

 

Menurut Yahnu, dua caleg tersebut terancam sanksi administrasi dan pidana pemilu bila nantinya terbukti. Untuk kasus administrasi, mereka membagikan bahan kampanye tidak ada STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan). Pidana pemilunya karena politik uang. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi