oleh

Buru Perampok, Polisi Perkirakan Ada Keterlibatan Warga Sumsel

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepolisian Resort Tulangbawang (Tuba) bersama jajaran Polsek Gunungagung terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku perampokan disertai kekerasan Senin (10/12) dinihari. Sejumlah personel telah diturunkan dengan membentuk beberapa tim untuk mengungkap siapa saja pelaku yang telah meresahkan masyarakat tersebut.

Kapolres Tuba AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH, mengungkapkan, ia telah memerintahkan agar anggotanya melakukan kerja keras demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Saya tidak ingin sedikitpun masyarakat merasa tidak nyaman. Karenanya saya sudah perintahkan agar anggota kerja sekuat tenaga dan dua peristiwa itu harus terungkap,” harapnya.

Saat ini, lanjut mantan Kapolres Pesawaran ini, pihaknya tidak ingin terlalu banyak berbicara, namun berjanji akan membuktikannya dengan hasil kinerja. Karenanya saat ini fokus pihaknya dan jajaran adalah mengungkap siapa saja gembong pencurian dengan kekerasan (Curas) yang beraksi di rumah Tambunan dan Eko tersebut.

“Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami. Kami akan puas jika masyarakat merasa nyaman dan aman,” terangnya kepada radarlampung.co.id, tadi sore (12/12) melalui sambungan telepon.

Terkait dari mana asal pelaku yang juga sempat menembak korbannya, Syaiful mengatakan bahwa saat ini sulit diprediksi bahwa pelakunya dari satu daerah saja. Karena ternyata berdasarkan hasil pengungkapan pihaknya dalam kasus lain, tersangka dan komplotannya merupakan kelompok antar daerah.

“Ada dari Lampung, ada juga dari Sumatera Selatan (Sumsel). Di Lampung juga bukan satu daerah, tapi beberapa daerah, seperti pengungkapan kasus Curas mobil pekan lalu,” bebernya.

Syaiful berharap agar masyarakat Tuba dan Tubaba dapat mendoakan sehingga pelaku 365 di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tubaba tersebut dapat terungkap. Sebab, jika hanya mengandalkan anggotanya yang mempunyai keterbatasan, tentu tidak mudah mengungkapnya. Namun jika masyarakat memberikan dukungan berupa informasi dan doa, ia optimis pelakunya akan segera tertangkap. (fei/sur)

Komentar

Rekomendasi