oleh

Setahun, Kejari Pringsewu Selamatkan Uang Negara Rp899.046.354

radarlampung.co.id – Sepanjang 2018, Kejaksaan Negeri Pringsewu melakukan upaya pencegahan dan penindakan sejumlah perkara. Dari kasus yang ditangani, berhasil diselamatkan uang negara sebesar Rp899.046.354.

Kepala Kejari Pringsewu Asep Sontani Sunarya mengatakan, uang negara tersebut didapat dari pemulihan dan pengembalian. Rinciannya, pidana khusus (Pidsus) tercatat Rp203.700.000; pidana umum Rp1.260.000; perkara perdata dan Tata Usaha Negara Rp661.649.338 serta barang bukti Rp32.436.318.

“Total keuangan kegara yang diselamatkan pada 2018 mencapai Rp899.046.354,” kata Asep dalam keterangan pres dikantornya, Selasa (11/12).

Asep yang didampingi Kasubbag Pembinaan Tia Novalianti, Kasi Intelijen Bayu Wibianto, dan Kasi Pidana Khusus Leonardo Adiguna mengatakan, untuk kinerja pidana khusus, ada enam kasus yang masih dalam tahap penyelidikan (lid, red). Kemudian penyidikan sebanyak satu kegiatan dan penuntutan tiga kegiatan. Terakhir, eksekusi sebanyal tujuh kegiatan.

”Kemudian kinerja Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) ada 10 MoU dan SKK sebanyak 51 kegiatan. Untuk kinerja pidana umum (Pidum), SPPD sebanyak 70 berkas, tahap I 88 berkas, tahap II 89 berkas, penuntutan 89 kegiatan dan eksekusi 78 kegiatan,” urainya.

Sementara nilai barang bukti yang dilelang mencapai Rp30.712.318, pengembalian barang bukti (barbuk) 45 perkara, pemusnahan barang bukti 28 perkara, dan pendapatan hasil barang rampasan uang sebesar Rp1.724.000.

Lebih lanjut Asep menuturkan, untuk kinerja bagian intelijen, ada enam kegiatan pengamanan, 10  penyuluhan hukum, enam kegiatan jaksa masuk sekolah (JMS) serta tim pengawalan, pengamanan pemerintahan dan pembangunan daerah (TP4D) sebanyak 19 kegiatan.

”Kemudian  koordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat sebanyak dua kegiatan dan lidik delapan kegiatan,” paparnya. (sag/ais)

 

Komentar

Rekomendasi