oleh

SMKN 3 Bandarlampung Bangkitkan Jiwa Bisnis Siswa Melalui Technopark Expo

RADARLAMPUNG.CO.ID – Di era digital, untuk menjadi pengusaha sesorang tidak harus menunggu menempuh pendidikan tinggi. Namun bisa dimulai sejak dini. Hal inilah yang mendasari pihak SMKN 3 Bandarlampung untuk terus mengembangkan kemampuan siswanya agar menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Siswa SMKN 3 kita arahkan sejak dini untuk menjadi pencipta bukan pencari lapangan kerja,” jelas Kepala SMKN 3 Bandarlampung Suniyar, S.Pd,M.Pd, Rabu (12/12) dalam rilis yang diterima Radarlampung.co.id, Rabu (12/12).

Oleh karena lanjuta dia, saat ini pihak SMKN 3 terus konsen untuk mengembangkan konsep technopark kepada para siswanya. Terutama siswa kelas XII. “Jadi saat lulus siswa sudah punya keahlian untuk membuka usaha dan tidak lagi disibukan mencari pekerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Technopark SMKN 3 Bandarlampung Rosmawizar, ST.Par, mengatakan, technopark adalah sarana untuk menghubungkan dunia pendidikan dan dunia industri bersama instansi pemerintah sebagai pusat inovasi, pelatihan, dan inkubasi bagi start up atau pengusaha muda. Oleh karenanya, kata dia, program ini sangat bagus dan bermanfaat untuk para siswa.

“Untuk di SMKN 3 sendiri program ini telah beberapa waktu lalu dimulai. Hari ini kita me-launching program tersebut sekaligus menggelar seminar serta pelatihan bisnis,” jelas wanita yang juga menjabat waka penjamin mutu ini.

Technopark merupakan salah satu bentuk wadah menghubungkan institusi perguruan tinggi dengan dunia industri. Definisi dari technopark atau sciencepark adalah suatu kawasan terpadu yang menggabungkan dunia industri, perguruan tinggi, pusat riset, dan pelatihan, kewirausahaan, perbankan, pemerintah pusat, dan daerah dalam satu lokasi yang memungkinkan aliran informasi dan teknologi secara lebih efisien dan cepat. Technopark memiliki beberapa fasilitas, antara lain inkubator bisnis, angel capital, seed capital, serta venture capital. (rls/gie/sur)

Komentar

Rekomendasi