oleh

Tiga Parpol Tak Validasi Nama Caleg, Ada Apakah?

RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung menggelar validasi surat suara di kantor KPU Lampung Rabu (12/12). Kegiatan ini menjadi validasi surat suara terakhir yang bisa dimanfaatkan partai politik untuk memantapkan tampilan nama calegnya dalam surat suara pemilu 2019.

Dalam kegiatan ini, KPU Lampung memberikan spesimen surat suara pada 16 parpol tingkat Provinsi Lampung untuk mengecek nama dan gelar calegnya di delapan daerah pemilihan. Setelah dirasa cukup, surat suara langsung ditandatangani perwakilan parpol yang hadir.

Komisioner KPU Lampung Ahmad Fauzan mengatakan dengan ditandatanganinya spesimen ini, itu merupakan persetujuan final dari peserta pemilu. Dengan artian, jika ada perubahan itu di luar keinginan peserta pemilu yang dalam hal ini partai politik.

“Ini validasi terakhir persetujuan peserta pemilu, setelah ini maka desain ini akan langsung dilaporkan ke KPU RI untuk persiapan pencetakan,” jelas Fauzan saat diwawancarai di Kantor KPU Lampung Rabu (12/12).

Karena dalam surat suara parpol tak menggunakan foto, hanya logo parpol dan nama caleg saja maka validasi ini untuk memantapkan nama dan gelar calegnya. “Kalau sudah divalidasi ya tidak bisa berubah lagi kedepannya. Untuk perubahan bisa saja tapi seperti caleg yang terjerat kasus hukum misalnya saat sudah divalidasi ternyata kasus hukumnya ikrah maka dia (caleg) akan kami kosongkan namanya. Bisa juga terjadi apabila caleg meninggal seperti di Lampung Barat, akan kami kosongkan di dapilnya,” tambah Fauzan.

Hal tersebut juga bisa berlaku pada caleg yang sudah terlanjur dicoret, namun sampai saat ini proses hukumnya belum selesai. Seperti caleg DPRD Provinsi Lampung dari PKS, Rifa’i. Karena masih berlanjut kasusnya di Mahkamah Agung, menurut Fauzan maka nanti KPU Lampung akan mengikuti hasil putusan yang ada.

Validasi ini adalah kali ketiga sejak ditetapkannya Daftar Calon Sementara (DCS) yang juga sudah divalidasi, kemudian validasi tahap kedua usai penetapan daftar calon tetap (DCT) dan terakhir kali ini. Namun dari pantauan Radar Lampung hingga pukul 16.30 WIB masih ada 3 parpol, yakni Partai Hanura, PBB, dan Partai Gerindra yang belum memvalidasi.

Fauzan menekankan jika tak ada perwakilan hadir, desain akan tetap dibawa karena pengisian desain spesimen telah mengikuti keterangan nama dalam sistem informasi calon (silon).

Dengan diselesainya validasi ini, KPU Lampung tinggal menunggu KPU RI melakukan pencetakan surat suara. “Rencananya mulai Januari kalau cetak surat suaranya. Kalau distribusinya belum tahu, kami sekedar menunggu saja. Jumlahnya juga sudah jelas, total DPT (daftar pemilih tetap) per TPS (tempat pemungutan suara) ditambah 2,5%,” tandasnya. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi