oleh

Anjar Asmara Didakwa Terima Fee Proyek Lamsel Rp8,4 M

radarlampung.co.id – Kasus suap fee proyek Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) juga menyeret Kadis PUPR Lamsel Anjar Asmara ke kursi pesakitan. Dalam sidang terungkap, Anjar menerima hadiah atau janji berupa uang senilai total Rp8,4 miliar. Rincianya, dari terdakwa Gilang Ramadhan melalui Syahroni sebesar Rp400 juta.

“Dan dari Iskandar Rp700 juta, dari Wayhu Lesmono Rp750 juta, dari Rusman Efendi Rp225 juta, dari Boby Zulhadir Rp450 juta, dari Ardy sebesar Rp5,5 miliar dan dari rekanan konsultan lainnya melalui Yudi Siswanto sebesar Rp375 juta. Padahal diketahui atau patut diduga bahwa janji tersebut diberikan karena kekuasaan,” kata JPU KPK Subari Kurniawan saat sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis (13/12).

Menurut Subari, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 KUHP,” tegas JPU Subari. (ang/kyd)

Komentar

Rekomendasi