oleh

Bukan Tak Tersalurkan, Tapi Belum Tertagih

radarlampung.co.id – Dinas Koperasi dan UMKM Lampung menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disorot DPRD Lampung dalam pembahasan anggaran beberapa waktu lalu.  Dari pembahasan tersebut terungkap, Rp4 miliar anggaran untuk membiayai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidak tersalurkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung, Satria Alam menjelaskan, anggaran yang totalnya sebesar Rp12 miliar tersebut bukan tidak tersalur dari Dinas, melainkan dana pinjaman bergulir yang belum tertagih dari 226 Koperasi dan UMKM di Lampung.

“Jadi bukan anggaran yang disalurkan ke Koperasi dan UMKM, tapi kredit macet pinjaman bergulir dari Koperasi dan UMKM,” jelasnya kepada radarlampung.co.id, Kamis (13/12).

Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung itu memaparkan, nominal Rp12 miliar tersebut berasal dari program pinjaman dana bergulir melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Di Tahun 2003 berjumlah Rp4,55 miliar, 2004 sebanyak Rp5,45 miliar dan terakhir di tahun 2006 sebesar Rp2 miliar.

“Dari 226 Koperasi dan UMKM itu juga jumlah tunggakannya bukan Rp4 miliar. Tapi, berjumlah Rp3,144 miliar dari tahun 2012-2018,” tandasnya. (abd/kyd)

Komentar

Rekomendasi