oleh

Insentif Guru Honor Bandarlampung Semester Dua Segera Cair, Ini Tanda-tandanya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 7.433 guru honor di Bandarlampung segera dapat bernafas lega. Pasalnya insentif semester dua Juli hingga Desember 2018 yang ditunggu sudah mendapat titik terang. Rencananya, dana tersebut akan disalurkan bulan ini.

Dikatakan Ketua DPD Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia (FTH SNI) Bandarlampung Samsul kepada Radar Lampung, dirinya telah menandatangani surat kuasa dan SPJ untuk memudahkan pencairan. “Supaya pas pembagian langsung di kecamatan masing-masing,” ujarnya saat ditemui di SDN 2 Gedong Air, Kamis (13/12).

Ia mengatakan, insentif guru honor selama 6 bulan dengan nilai Rp8,9 miliar, itu rencananya akan disalurkan bulan ini. “Sekarang sudah ada titik terang bahwa insentif akan cair Desember ini, mengenai waktunya sedang menunggu informasi, sudah pasti bulan ini,” yakinnya.

Namun, terkait teknis penyaluran insentif kepada para guru honor ia sendiri belum dapat mengetahuinya. Bila merujuk tahun sebelumnya, kata dia, sebelum disalurkan kepada guru akan dilakukan penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Bandarlampung, Herman H.N.

“Kalau tahun lalu ada penyerahan secara simbolis oleh pak Herman H.N. di GSG Unila sebelum diberikan kepada para guru. Tetapi tahun ini kami belum tahu, apakah seperti tahun lalu lagi atau diserahkan kepada dinas untuk teknisnya. Kami sedang menunggu informasinya,” kata dia.

Secara rinci dari 7.433 guru honor akan meperoleh insentif di setiap kecamatan menurutnya berasal dari kecamatan Tanjungkarang Pusat sebanyak 576 guru, Tanjungkarang Timur (237), Tanjungkarang Barat (336), Telukbetung Utara (333), Telukbetung Timur (191), dan Telukbetung Selatan (451).

Kemudian Kecamatan Telukbetung Barat (205), Panjang (408), Enggal (303), Bumiwaras (252), Kedamaian (408), Kedaton (276), Kemiling (630), Labuhanratu (277), Langkapura (323), Rajabasa (658), Sukabumi (391), Sukarame (419), Tanjungsenang (349), dan Wayhalim (410).

Dia berharap pada 2019 ada kenaikan dalam pemberian insentif. Dirinya telah mengajukan ke wali kota Rp500 ribu tiap bulan per guru. “Sudah saya ajukan, tapi ya namanya permintaan ya bisa diterima atau ditolak,” ujarnya. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi