oleh

BPN Lamteng Gunakan Data Luas Lahan Sawah Baku dari BIG

radarlampung.co.id. – Luas lahan sawah baku di Lampung Tengah (Lamteng) berdasarkan data Kementerian ATR/BPN diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Hal ini ditegaskan Kasi Penataan Pertanahan Kantor Kementerian ATR/BPN Lamteng Ferdinand di ruangan kerjanya, Senin (17/12).

Ferdinand menyatakan memang benar ada perbedaan data lahan sawah baku antara Statistik Pertanian Badan Pusat Statistik BPS dan Kementerian ATR/BPN. “Ya, memang ada perbedaan data. Data Kementerian ATR/BPN berdasarkan BIG. Pemetaan melalui gambaran pemetaan melalui foto udara atau citra satelit,” katanya.

Metode pemetaan ini, sambung Ferdinand, bergantung skala yang digunakan. “Bergantung skala yang digunakan. Semakin besar skala yang digunakan, maka semakin jelas objeknya. Selain itu hasil pemetaan apakah saat musim hujan atau kemarau. Kalau musim hujan, otomatis ada permukaan yang tertutupi air. Jadi memang kurang jelas apakah lahan sawah atau bukan. Margin of error-nya kurang paham saya,” ujarnya.

Sekadar diketahui, ada perbedaan jumlah lahan baku sawah di Lamteng. Berdasarkan ketetapan data Statistik Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 luas baku sawah 81.314 hektare dan Kementerian ATR/BPN 2018 luas baku sawah 67.903 hektare sehingga ada selisih 13.411 hektare atau 16 persen. (sya/kyd)

Komentar

Rekomendasi