oleh

Per 1 Januari, Perusahaan di Tubaba Wajib Terapkan UMK 2019

radarlampung.co.id – Gubernur Lampung m. Ridho Ficardo telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulangbawang Barat (Tubaba) 2019 sebesar Rp2.278.263,84. Hal ini tertuang dalam SK Gubernur Lampung Nomor : G/554/V.07/HK/2018 tanggal 21 November 2018 tentang Penetapan UMK Tubaba Tahun 2019. Seluruh perusahaan wajib menerapkan besaran UMK ini mulai 1 Januari 2019 mendatang.

”Seluruh  perusahan yang beroperasi di wilayah Tubaba wajib mematuhi SK Gubernur Lampung tersebut,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Tubaba Hasan Badri melalui Kabid Hubungan Industri Karbiso, Senin (17/12).

Berdasarkan keputusan tersebut, lanjutnya, pihak perusahaan yang belum memberikan upah sesuai dengan ketentuan UMK agar menyesuaikan dan memberikan upah sebesar UMK 2018 tersebut. “Sementara perusahaan yang sudah memberikan upah lebih besar dari ketentuan UMK itu juga tidak diperbolehkan mengurangi dan atau menurunkannya,” terang Karbiso.

Terkait hal itu, Disnakertran Tubaba sudah menerbitkan surat edaran Nomor:560/195/II.13/TUBABA/2018, perihal UMK Tubaba tahun 2019 yang ditujukan kepada Pimpinan Perusahaan se-Tubaba. “Dengan adanya surat edaran ini maka tidak ada alasan lagi pihak perusahaan tidak mematuhinya, karena besaran UMK ini sudah ditetapkan dalam SK Gubernur Lampung,” terangnya.

Dia juga memastikan, sanksi tegas akan diberlakukan jika nantinya didapati pihak perusahaan yang belum memberikan upah sesuai dengan ketentuan UMK tahun 2019 tersebut.

“Acuannya jelas, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Sanksi yang bisa diberikan mulai dari teguran hingga penutupan perusahaan. Jadi, pihak perusahaan dihimbau jangan main-main dengan ketetapan UMK ini,” pungkasnya. (fei/ded/kyd)

Komentar

Rekomendasi