oleh

Wahai Kada, Bisakah UMG Honorer Setara UMP?

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPD Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia (FTH SNI) Bandarlampung, tengah mengkaji upah minimum guru (UMG) honorer. Serta meminta pemerintah daerah menaikkan gaji guru honorer sesuai upah minimum provinsi (UMP).

Ketua DPD Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia (FTH SNI) Bandarlampung Samsul mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian mendalam terkait UMG tersebut. Pasalnya, selama ini gaji guru honorer di Provinsi Lampung masih jauh dibawah UMR, bahkan dapat dikatakan tidak layak.

“Gaji yang diterima para guru honorer khususnya di Lampung berdasarkan kebijakan dari sekolah masing-masing yang diambil dari dana bos berkisar rata-rata sekitar Rp500 ribu per bulan, itu pun dibayarkan per tiga bulan. Dengan gaji sebesar itu gimana mencukupi kebutuhan sehari-hari terlebih bagi yang sudah berkeluarga,” terangnya kepada Radarlampung.co.id melalui telepon, Senin (17/12).

Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah daerah memberikan gaji sesuai UMP. Selain itu dirinya juga menyampaikan kualitas para guru honorer pun telah memenuhi standar kompetensi yang diberikan.

Menurut catatan FTH SNI, guru honorer di Provinsi Lampung saat ini mencapai 70 ribu orang. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena banyak guru PNS yang mencapai usia pensiun maupun meninggal dunia.

“Sudah saatnya pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer, salah satunya dengan pemberian gaji sesuai upah minimum provinsi,” ujar guru SMPN 2 Gedong Air itu. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi