oleh

Ditanya Lelang JPT, Kok Enggan Menjelaskan?

radarlampung.co.id – Lelang 14 jabatan  pimpinan tinggi (JPT) pratama di Lampung Tengah terkesan tertutup. Salah satunya terkait jumlah dan siapa yang ikut mendaftar.

Sekretaris Kabupaten Lamteng Adi Erlansyah menyatakan, lelang JPT Pratama diserahkan kepada ketua panitia seleksi. “Itu sudah ditangani Pansel. Kewenangan ada di Pansel. Datanya di sana. Saya belum monitor berapa yang daftar. Pastinya pendaftaran berakhir kemarin sore (Senin, 17/12),” kata Adi setelah rakor bulanan dengan kepala SKPD dan camat.

Sementara Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Lamteng Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. enggan memberikan penjelasan rinci. “Maaf, segala informasi soal lelang langsung ke sekretariat BKPSDM. Saya juga tidak pegang data jumlah pendaftarnya,” sebut dia.

Pada bagian lain, Kepala BPKSDM Lamteng Chandra Puasati tidak ada di kantornya. Bahkan saat dihubungi melalui ponselnya, yang bersangkutan tidak menjawab.

Diketahui, jabatan yang dilelang itu adalah Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM; kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD); kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda); serta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Kemudian kepala Dinas Kesehatan (Diskes); kepala Dinas Bina Marga; kepala Dinas Perhubungan (Dishub); kepala Dinas Sosial (Dissos); Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans); serta kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selanjutnya posisi kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora); kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; serta kepala Satpol PP. Pendaftaran dibuka mulai 4-17 Desember 2018. (sya/ais)

Komentar

Rekomendasi