oleh

Lurah Enggal Terbukti Akomodir ASN saat Kampanye Capres Jokowi

radarlampung.co.id – Bawaslu Bandarlampung menyatakan, dugaan pengakomodiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kampanye Capres Jokowi di Tugu Adipura, Enggal, 24 November lalu dinilai tidak memenui unsur pidana pemilu. Namun Lurah Enggal, Sukiman dinilai terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

Keputusan ini diungkapkan Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah, Rabu (19/12). Menurutnya, hasil pleno Selasa (18/12) malam bersama unsur Sentra Gakkumdu bersepakat tak dapat melanjutkannya ke pidana pemilu.

“Setelah kami plenokan pembahasan untuk pelanggaran pidana pemilu tidak bisa dijerat karena menurut kepolisian pasal yang dikenakan rancu. Sebab, dalam Undang-undang 7/2017 yang disebut melakukan pelanggaran pejabat daerah atau kepala desa. Sementara lurah tidak ada,” jelas Chandra melalui sambungan ponselnya, Rabu (19/12).

Sementara untuk tiga terlapor lainnya yakni, Wali Kota Bandarlampung Herman H. N., Sekkot Badri Tamam, dan Kadisdik Bandarlampunt Daniel Marsudi juga tidak terbukti. “Karena ketiga terlapor lainnya tidak ada bukti, kan kalau Lurah Enggal ada surat yang membuktikan dia mengakomodir warganya,” tambah Candra.

Namun, dugaan pelanggaran administrasi dinyatakan terbukti oleh Bawaslu Bandarlampung. Artinya, Bawaslu Bandarlampung akan memberikan terusan rekomendasi ke Komite Aparatur Sipil Negara. (KASN).

“Iya jadi pelanggaran administrasi terbukti, karena adanya bukti surat itu. Keputusan ini akan kami teruskan ke Bawaslu Provinsi Lampung untuk direkomendasikan ke KASN,” tandasnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi