oleh

Ayo Ikut Aksi Bela Muslim Uighur!

radarlampung.co.id – Gabungan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan MRI bersama 49 ormas se-Lampung akan melakukan aksi solidaritas membela muslim Uighur, di bundaran gajah, Jumat (21/12). Kegiatan yang rencananya diikuti sekitar 1.000 massa ini merupakan bentuk protes melawan kejahatan kemanusiaan serta penindasan yang dilakukan Pemerintah Tiongkok.

Koordinator aksi, Ade menyebutkan, surat pemberitahuan sudah diterima oleh kepolisian. ”Kami mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk turut serta dalam aksi besok. Sebab pembantaian yang terjadi adalah sebuah kejahatan besar,” tegas Ade.

Dilanjutkan, masyarakat muslim Lampung menuntut Pemerintah Tiongkok membuka arus informasi seluas-luasnya terhadap media internasional terkait pelanggaran HAM yang dialami muslim Uighur. ”Karena itu, mari kita sama-sama mengikuti aksi besok,” sebut dia.

ACT dan MRI yang selama ini aktif dalam membantu aksi sosial serta kemanusiaan, menolak diskriminasi terhadap muslim Uighur. ”Kita melawan kejahatan kemanusiaan dan penindasan HAM yang merupakan tindakan kriminal berat,” sebut koordinator ACT Cahyo.

Sementara 49 ormas yang rencananya mengikuti aksi solidaritas tersebut adalah MRI Wilayah Lampung, ACT Lampung, IIBF Lampung, FKAR (Forum Kerjasama Alumni Rohis), DT (Daru Tauhid) Peduli Lampung, Dewan Dakwah Lampung, Laskar Macan Asia, MIUMI, dan GNPF Ulama.

Kemudian ANNAS Lampung, Persis Lampung, Komunitas Peduli Gangguan Jiwa Lampung, Majelis Quran Qordhova,  RGP Lampung, Mahasiswa Pecinta Islam (MPI) Lampung, FKU Aswaja, MT Annahdlah Bandarlampung, Aliansi masyarakat muslim.Lampung(AMML).

Lalu Komunitas Muslim Peduli U mat (KOMPU) Lampung, Ukhuwah Al Fatah Rescue Lampung, BEM SQABM,  Forum Komunikasi Mahasiswa Hizbulloh, Majelis Syubban Wilayah Lampung, Ikatan Keluarga Alumni Al Fatah, Aqsho Working Group Biro Lampung, MPI Lampung Melati Putih Indonesia, FPI, Ikam Lampura, PP Perempuan Prabowo, KAMMI, Al Quds Volunteer Internasional dan Alumni 212 Lampung.

Ormas lainnya adalah Ukhwah Khoiron, LBH M. Yulius, Madina Lampung, One Care, OBH PAHAM Lampung, Rempas, SFI (Safe Food Indonesia), BSMI Lampung, PUI Lampung, Quranic Learning Indonesia, Moslem Power Falahuddin, Relindo Lampung, PITI, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) ADDDURA Universitas Mitra Indonesia, Biker’s Subuhan, BKPRMI Lampung dan ESPAS. (rls/ais)

Komentar

Rekomendasi