oleh

Bicara Kampus Hijau, UIN RIL Peringkat Pertama Lingkup PTKIN

RADARLAMPUNG.CO.ID – UIN Raden Intan Lampung berada di peringkat 18 di antara perguruan tinggi se-Indonesia terkait komitmen penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. Penilain UI Greenmetric itu juga menyebut UIN RIL berada pada peringkat 337 di antara perguruan tinggi di dunia terkait komitmen tersebut.

UI Greenmetric merupakan lembaga di bawah Universitas Indonesia yang menilai kampus hijau dan berwawasan lingkungan di seluruh dunia.

Di tingkat regional, UIN Raden Intan Lampung di peringkat 3 perguruan tinggi se-Sumatera dan pertama se-Lampung serta lingkup Perguruan Tinggi Keagaaman Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Sertifikat peringkat 18 komitmen universitas terhadap penghijauan dan keberlanjutan lingkungan berdasarkan penilaian UI Greenmetric. FOTO IST. FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

Ya, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Moh Mukri, M.Ag. kekeh mengatakan tidak akan main-main terkait pengembangan kampus berwawasan lingkungan.

“Ini sudah tertuang dalam visi misi di statuta UIN yang ditandatangani Menteri Agama sebagai Permen (Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2017 Tentang Statuta UIN Raden Intan Lampung). Kemudian diturunkan melalui renstra dan ditindaklanjuti dengan membuat tim ecocampus,” ujarnya jauh sebelum penilaian ini diumumkan.

Prof. Mukri melalui rilis yang diterima Radar Lampung (20/12) menegaskan, dalam hal pengelolaan kampus yang hijau dan berwawasan lingkungan, diperlukan kesadaran semua warga UIN untuk menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.

“Ini tugas kita bersama. Bukan hanya tenaga kebersihan yang bertugas, tapi juga kesadaran kita semua untuk menjaga kebersihan dan lingkungan kampus serta hal lain dalam pengembangan menuju green campus,” ungkapnya.

Langkah mempercepat UIM menuju ecocampus dilakukan dengan membentuk Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL). Serta didasari visi terwujudnya Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung sebagai rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035.

UIN akan fokus pada enam bidang dalam menuju ecocampus dan meningkatkan penilaian tersebut. Seperti yang dikatakan Dr Eko Kuswanto selaku ketua TPKBBL, enam bidang tersebut mengacu pada kriteria dan bobot penilaian dari UI Greenmetric.

“Enam bidang itu yakni penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan penelitian. Untuk itu akan dilakukan langkah-langkah strategis dalam menuju kampus berwawasan lingkungan rujukan internasional,” tukas Eko. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi