oleh

DPRD Tubaba Perketat Pengawasan Empat Mega Proyek

RADARLAMPUNG.CO.ID – Masyarakat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang Barat (Tubaba) meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat memperketat pengawasan empat paket mega proyek dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp128 miliar.

Keempat proyek tersebut yakni peningkatan ruas jalan Pasar Mulyo Asri-Candra Mukti senilai Rp19,5 miliar, peningkatan ruas jalan Simpang Jalur Dua Kagungan Ratu-Simpang Karta (Rp17,5 miliar), peningkatan ruas jalan Simpang Jalur Dua Kagungan Ratu-sampai dengan Tugu Rato (Rp12,5 miliar), dan pembangunan Pasar Pulung Kencana senilai Rp76 miliar.

“Kegiatan empat mega proyek ini harus benar-benar baik. Sebab, kegiatannya menggunakan dana pinjaman selama 5 tahun. Jangan sampai, pekerjaan rusak hutang belum lunas,” ungkap Ketua komisi C DPRD Tubaba Paisol.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba pada tahun 2018 adalah bentuk komitmen percepatan pembangunan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Untuk itu, kegiatan pembangunan di Tubaba yang dikerjakan rekanan menjelang akhir tahun 2018 ini diharapkan dapat berjalan baik dan bangunannya memiliki kualitas yang bagus.

Sementara itu, warga Tuba Udik menyambut gembira perbaikan ruas jalan lingkar dari Tugurato-Simpang Karta yang didanai dari pinjaman daerah tersebut. Warga berharap, pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan mendorong akses perekonomian masyarakat dan mewujudkan perluasan wajah kota. “Perbaikan jalan ini memang sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Kami ucapkan terimakasih kepada pemkab dan DPRD,” ujar Yanto, warga Tuba Udik.

Diketahui, dari keempat mega proyek tersebut baru tiga kegiatan yang sudah berjalan, yakni tiga proyek peningkatan jalan. Sedangkan proyek pembangunan Pasar Pulung Kencana masih tahap persiapan. (fei/ded/sur)

Komentar

Rekomendasi