oleh

Gelisah Cari Anak yang Terpisah hingga Berebut Nasi Bungkus

RADARLAMPUNG.CO.ID – Suasana haru menyelimuti pengungsian korban Tsunami di Gudung Balai Keratun, Minggu (23/12). Kasih (38), warga Gudang Lelang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung mengaku terpisah dari anaknya saat seluruh keluarganya berusaha menyelamatkan diri.

Berdasarkan pantauan Radarlampung.co.id, tangis bahagia darinya seketika pecah saat bertemu sang buah hati Desi (5) setelah mencari ke tempat lainnya dan baru bertemu di Balai Keratun.

“Waktu keluar dari rumah itu kita kepisah, saya gak tau dia hilang tiba-tiba kita semua jalan kaki waktu air naik jam setengah 10 malam itu, alhamdulillah ternyata dia ketemu bibinya di jalan setelah saya cari kemana-mana,” katanya berurai air mata.

Simak Video Suasana Pengungsian Korban Tsunami: 

Video By: Melida Rohlita

Pantauan di sudut lain, warga tampak berebut nasi bungkus yang dibagikan petugas Satpol PP Bandarlampung di lokasi pengungsian. Sedikitnya, 1.000 nasi bungkus dibagikan petugas Satpol PP Bandarlampung. Ya, begitu petugas masuk ke dalam gedung masyarakat langsung menyerbu para petugas untuk meminta bungkusan nasi yang dibawa.

Darmi (40), warga Gudang Lelang mengaku akan terus bertahan di tempat pengungsian karena masih takut ombak tinggi.

“Tadi suami saya pulang liat kapal motor ke rumah terus liat laut masih pasang ditambah ombak yang besar banget, jadi masih mau di sini aja saya gak mikir apa-apa yang penting selamat dulu,” katanya. (mel/sur)

Komentar

Rekomendasi