oleh

Sirine Berbunyi, Segera Mengungsi!

radarlampung.co.id – Tanggamus memiliki satu alat peringatan dini gelombang tsunami. Bantuan BMKG tersebut terpasang di Taman Ir. Soekarno Kotaagung.

”Kita saat ini baru punya satu. Jika mendapatkan info dari pusat mengenai adanya gelombang tsunami, baru alarm dihidupkan secara otomatis melalui server kita,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus Ns. Maryani, dihubungi melalui ponselnya, Minggu (23/12).

Dilanjutkan, sirine peringatan dini tsunami tersebut terdengar hingga radius empat kilometer. “Saat alarm sirine berbunyi, segara mengungsi ke tempat aman. Ikuti jalur evakuasi. Waktu terbaik sekitar 30 menit dari sirine berbunyi untuk mengungsi. Lokasi aman yakni Lapangan Merdeka Kotaagung,” kata dia.

Untuk jalur evakuasi, lanjut Maryani, sudah disiapkan sekitar 120 titik dilengkapi dengan rambu. “Jalur evakuasi di antaranya ada di Kelurahan Baros, Pasarmadang dan Waytuba Kuripan,” ujarnya.

Maryani menjelaskan, masyarakat juga sudah diberikan simulasi mengenai evakuasi, jika memang tsunami terjadi. “Kita juga punya kader desa tangguh bencana (Destana) di Baros dan Pasarmadang,” ucapnya.

BPBD juga sudah beberapa kali melakukan simulasi. Terbaru diikuti oleh Bupati Tanggamus Dewi Handajani. ”Dengan simulasi dan sosialisasi, masyarakat sekitar daerah yang rawan diharapkan sudah memahami,” tegasnya. (ral/ehl/ais)

 

Komentar

Rekomendasi