oleh

Tolong, Warga Sebesi Terisolasi

radarlampung.co.id – Ribuan masyarakat di Desa Tejang, Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa mulai kekurangan logistik. Belum ada tim evakuasi yang datang ke lokasi tersebut. Hingga Senin (24/12), masyarakat masih bertahan di perbukitan.

Mnurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tejang Umar, selama dua hari, masyarakat tidak bisa keluar pulau. Akibatnya, persediaan logistik kian menipis.

”Makanan dan obat-obatan sangat dibutuhkan. Saat ini satu anak menjadi korban tsunami. Kami berharap pemerintah mengupayakan akses menuju Sebesi,” kata Umar kepada Radarlampung.co.id melalui ponselnya, Senin (24/12).

Menurut dia, di wilayah tersebut beberapa bangunan rusak. ”Sampai saat ini hanya satu korban yang ditemukan. Kami belum berani keluar pulau. Gelombang cukup besar dan masyarakat masih trauma,” ujarnya. Jika dalam dua hari ke depan bantuan tidak datang, warga bisa kelaparan.

Lebih lanjut Umar mengungkapkan, ada empat nelayan dari luar pulau yang selamat dan terdampar di Sebesi. Mereka terpisah dari rombongan yang berjumlah 16 orang saat mencari ikan di sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Empat sudah ketemu di Sebesi dan selamat. Tapi 12 kawan mereka belum ada kabar,” kata dia.  (ver/ais)

 

Komentar

Rekomendasi