oleh

PGRI Galang Bantuan dari Guru se-Indonesia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peduli bencana tsunami, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lampung bersama PGRI Lampung Selatan menijau kondisi sekolah di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Senin (24/12).

Ketua PGRI Provinsi Lampung Dr. Wayan Satria Jaya, M.Si. menyampaikan, pengurus PGRI Provinsi Lampung dan PGRI Lamsel menilai bencana tsunami melanda sangat dahsyat. Menurutnya hal itu terlihat dari hancurnya bangunan SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Kunjir Kecamatan Rajabasa, Lamsel.

“Dua sekolah tersebut tidak layak untuk kegiatan belajar,” ucapnya melalui sambungan telpon Senin  (24/12) malam saat sedang melakukan perjalanan dari Lamsel kembali ke Bandarlampung.

Masih kata Wayan,  pengurus PGRI memberikan bantuan untuk meringankan beban bencana kepada guru yang tertimpa bencana. Menurutnya, belum semua sekolah terdata oleh PGRI  karena ada beberapa wilayah belum tertembus. “Misalnya untuk Pulau Sebesi dan Legundi, keduanya belum bisa kami jangkau, ombaknya besar,” ujarnya.

Rencananya, pihaknya akan menyalurkan bantuan dari guru se-Indonesia. Yang mana, saat ini sedang tahap mendata dan memberikan bantuan dana ala kadarnya. “Kami juga menunggu pendataan dari PGRI Lampung Selatan terkait daerah mana saja yang sudah bisa dilewati,” ucapnya.

Wayan juga menginformasikan, pada kesempatan yang sama pengurus PGRI Lampung berjumpa dengan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Ketua PDIP Lampung Sudin.

“Kepada sahabat teman guru se-Provinsi Lampung dan seluruh Indonesia mari kita mendoakan agar masyarakat dan rekan sesama guru selalu dimudahkan serta diberi kekuatan dari Allah SWT,” pesannya. (gie/sur)

Komentar

Rekomendasi