oleh

Tangis Tak Terbendung Kala Pengungsi Curhat ke Menteri

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kunjungan empat menteri dimanfaatkan sejumlah pengungsi korban tsunami Selat Sunda untuk mencurahkan duka. Ya, Selasa (25/12) siang, rombongan menteri juga menyampaikan bantuan dari Presiden Joko Widodo.

Santunan diberikan Rp15 juta per keluarga dan telah diserahkan secara simbolis. Di saat itu pula, Asni (45) salah satu pengungsi yang didekati Menko PMK Puan Maharani langsung bercerita. Di bawah tenda yang diguyur gerimis dia bercerita bagaimana kondisi saat gelombang tsunami menerjang.

“Haduh bu, serem banget. Pas gelombang datang itu ya Allah suaranya grubuk..grubuk..grubuk. Nggak ada tanda-tanda tahu-tahu air sudah naik ke atas,” kata Asni diamini Sahbudin (41) yang juga menjadi korban.

Sambil menangis dia pun meminta bantuan agar rumahnya kembali dibangun. Puan pun langsung memeluknya dan memberi semangat dan ketabahan.

Puan menjelaskan, pihaknya memberikan secara simbolis ke empat keluarga yang menjadi korban karena sedang melakukan validasi data. “Kami saat ini sedang lakukan validasi terkait ahli waris untuk mendapatkan santunan dari pemerintah,” jelas dia.

Ya, empat menteri kabinet Kerja mengunjungi Desa Waymuli Timur. Keempat Menteri tersebut yakni Menteri Koordinator Perempuan Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menkes Nila F. Moeloek, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

Mereka didampingi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto beserta jajaran. Rombongan menteri datang ke Desa Waymuli Timur Selasa (25/12) siang. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi