oleh

372 Pengungsi Terserang Penyakit

radarlampung.co.id – Memasuki hari Keempat pasca Tsunami, pengungsi masih memilih tetap tinggal di komplek Balai Keratun, Pemprov Lampung. Dinas Sosial Provinsi Lampung mencatat jumlah pengungsi mencapai 2500 orang.

Keputusan untuk memilih tetap bertahan tersebut harus dibayar dengan berbagai serangan penyakit yang diderita para pengungsi. Hingga Rabu (26/12) siang, catatan di Posko Kesehatan pengungsi Pemprov Lampung sebanyak 372 orang meminta pelayanan kesehatan dengan berbagai keluhan.

dr. Fadhilah Fanny, salah satu dokter jaga menjelaskan bahwa dari jumlah itu kebanyakan yang dilakukan tindakan pelayanan kesehatan adalah balita dan lansia.

Di mana, keluhan penyakitnya adalah demam, pilek, gatal-gatal, pegal, hingga diare. “Untuk balita kebanyakan demam dan gejala diare itu rata-rata dewasa yang berobat kesini,” katanya. (abd/kyd)

Komentar

Rekomendasi