oleh

Antisipasi Amukan Ojol, Polisi Amankan Rumah Kelvin

radarlampung.co.id – Hingga Kamis (27/12) sore, puluhan personil kepolisian masih berjaga di rumah Kelvin Yudatama, pembuat video ajakan untuk tidak membantu korban tsunami Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel).

Sani (30), penjual gorengan di lokasi sekitar mengaku penjagaan ketat sudah dilakukan pihak kepolisian sejak siang untuk mengamankan rumah bercat biru di Kemiling, Bandarlampung tersebut dari amukan para ojek online (ojol) karena terpancing emosi videonya yang viral di media sosial (medsos)

“Tadi sih iya banyak yang datang ojek online kesini, terus ada yang teriak mana Kelvin. Tapi saya dengar orangnya tidak ada di rumah, sampai polisi datang dan berjaga disini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar viral video dua remaja sedang live streaming di media sosial Instagram, atas nama @kelvinyudatama. Dalam live streaming tersebut, terdapat dua remaja, pria dan wanita sedang siaran di dalam mobil mengeluarkan kalimat tidak senonoh tentang duka bencana tsunami yang tengah melanda Lampung Selatan. Terdengar dalam video, seorang wanita muda berambut ikal mengenakan pakaian kaos oblong hitam garis putih sedang siaran langsung bersama sang rekan, pria muda.

Di dalam video itu, seorang pria menolak melakukan donasi ke warga Kalianda yang sedang terkena dampak bencana alam tsunami. “Donasi untuk Kalianda. Gua enggak mau, pokoknya Kalianda harus kena Tsunami. Woy kawan-kawan jangan kalian donasi untuk Kalianda ya, biarin aja dia orang rata ya,” ujar remaja itu. (mel/kyd)

Komentar

Rekomendasi