oleh

Peluk Erat Polisi, Tak Tahu Sang Ibu dan Adik Meninggal Pasca Tsunami

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dialah Aditia, siswa kelas VI SD, yang gemar sepak bola. Dikutip dari akun Facebook Bola Indonesia, di hari terjadinya tsunami Lampung, dia sedang mengikuti invitasi sepak bola U-13 Pra Penyisihan Asia.

Namun takdir Tuhan berkata lain, sepulangnya ke rumah, didapatinya sebagian besar bangunan luluh lantak rata pasca diterjang ombak tsunami.

Bahkan, petugas tidak tega memberi tahu kalau ibu dan adiknya sudah meninggal dunia. Sang ayah pun belum diketahui keberadaannya.

Sedih, miris, dan tak kuasa melihat tatapan kosongnya. Dengan harapan polosnya setiap diberikan sumbangan berupa snack, biskuit, susu kotak, selalu disimpannya dan dimasukkan ke dalam tasnya. “Terimakasih Pak, ini untuk adek,” ujar Aditia.

Akun Instagram Humas_Poldalampung yang me-repost @turono8686 menyebutkan, sosok pria yang dipeluk erat Aditia adalah personil Polres Pesawaran yang berusaha menenangkan Adit. Hingga berita ini ditayangkan, video tersebut sudah ditonton lebih dari 2.800 orang. (sur) 

Komentar

Rekomendasi